Alkohol adalah istilah
yang dipakai untuk
menyebut etanol, yang
juga disebut grain alkohol dan
kadang untuk minuman
yang mengandung alkohol. Hal ini
disebabkan karena memang
etanol yang digunakan
sebagai bahan dasar pada minuman tersebut, bukan metanol,
atau group alkohol lainnya. Begitu juga dengan alkohol yang digunakan dalam
dunia farmasi. Alkohol yang dimaksudkan adalah
etanol. Sebenarnya alkohol
dalam ilmu kimia
memiliki pengertian yang lebih luas lagi.
Dalam bidang kimia,
alkohol (atau alkohol)
adalah istilah yang
umum untuk senyawa organik apa pun yang memiliki gugus hidroksil (-OH)
yang terikat pada atom karbon,
yang ia sendiri
terikat pada atom
hidrogen dan atau
atom karbon lainnya.
Gugus fungsional alkohol
adalah hidroksil yang
terikat pada karbon hibridisasi sp . Ada tiga jenis utama alkohol primer, skunder, dan tersier. Nama-nama ini
merujuk pada jumlah
karbon yang terikat
pada karbon C-OH. Etanol dan
metanol (gambar di
bawah) adalah alkohol
primer. Alkohol skunder yang paling sederhana adalah
propan-2-ol, dan alkohol tersier sederhana adalah 2- metilpropan-2-ol.
Rumus kimia umu alkohol adalah Cn H 2n+1OH
Nama-nama untuk alcohol
Ada dua cara menamai alkohol: nama umum dan nama IUPAC. Nama umum
biasanya dibentuk dengan mengambil nama gugus skill, lalu menambahkan kata alkohol.
Contohnya metil alkohol
atau etil alhokol.
Nama IUPAC dibentuk dengan
mengambil nama rantai alkananya, menghapus a terakhir, dan menambah ol.
Contohnya metanol dan etanol. Etanol
adalah campuran etil
alhokol dan air
tidak kurang dari
94,7 % v/v
atau 92,0% dan tidak lebih dari 95,2% v/v atau 92,7% C H2 O6.
Pemerian cairan tak berwarna, jernih, mudah menguap, dan mudah bergerak; bau
khas; rasa panas,
mudah terbakar dengan
memberikan nyala biru
yang tidak berasap. Identifikasi
alkohol:
a.
Campur
5 tetes dalam
gelas kimia kecil
dengan 1 ml
larutan kalium permanganat P dan
5 tetes sulfat encer P, tutup segera dengan kertas saring yang dibasahi dengan larutan segar
yang dibuat dengan melarutkan 100 mg natrium nitropusida P dan 500 mg
piperazina hidrat P dalam 5 ml air; terjadi warna biru intensif pada kertas
saring yang setelah beberapa menit menjadi lebih pucat.
b.
Pada 5
ml larutan 0,5
% b/v, tambahkan
1 ml natrium
hidroksida 0,1 N
kemudian tambahkan perlahan-lahan 2
ml larutan iodium,
tercium bau iodoform dan terbentuk endapan kuning. Bobot
jenis 0,8119 sampai 0,8139.
Alkohol umum
-
Isopropil alkohol (2-propil alkohol,
propal-2-ol, propanol) H C-CH(OH)-CH3 , atau alkohol gosok
-
Etilena glikol (etana-1,2-diol) HO-CH2
–CH2 -OH, yang merupakan komponen utama dalam antifreeze
-
Gliserin (atau
gliserol,
propana-1,2,3-triol) HO-CH –CH2(OH)-CH2
-OH yang terikat dalam minyak dan lemak alami, yaitu
trigliserida (triasilgliserol)
-
Fenol adalah
alkohol yang gugus hidroksilnya terikat pada cincin benzena Alkohol digunakan
secara luas dalam
industri dan laboratorium sebagai pereaksi, pelarut, dan bahan bakar.
Ada lagi alkohol yang digunakan secara bebas, yaitu yang
dikenal di masyarakat
sebagai spiritus.
Awalnya alkohol digunakan secara bebas
sebagai bahan bakar.
Namun untuk mencegah
penyalahgunaannya untuk makanan dan minuman, maka alkohol tersebut
didenaturasi. Penggunaan
minuman beralkohol sebagai
campuran makanan dan minuman cukup
luas dan bervariasi
dalam berbagai bentuk
yang sering tidak disadari keberadaannya oleh
konsumen. Minuman beralkohol
tidak hanya menyebabkan
mabuk, akan tetapi
pada tingkat tertentu dapat
menyebabkan kematian. Pada
tingkat kandungan 0,05- 0,15% etanol dalam darah peminum akan
mengalami kehilangan koordinasi, pada tingkat
0,15-0,20% etanol menyebabkan keracunan, pada
tingkat 0,30-0,
Minuman Beer
http://id.wikipedia.org/wiki/Alkohol.
20.14.00
assobir
Posted in