Tampilkan postingan dengan label pidato. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pidato. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 November 2015



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua,
Hadirin yang berbahagia,

        Alhamdulillahirobbil’aalamiin,
Pertama-tama marilah kita senantiasa bersyukur ke hadirat Illahi Rabbi,
Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya, kita semua masih diberi kesempatan, kekuatan, kesehatan, dan kecintaan sehingga kita dapat herjumpa dalam keadaan sehat wal’afiat serta penuh semangat.
Kedua kalinya, sholawat serta salam kita haturkan kepda junjungan kita Baginda Rosululloh SAW. Semoga dengan wasilah kita semua dengan membaca sholawat dapat menjadikan kita semua di akui sebagai kaum Beliau. Amiin....
 Hadirin yang berbahagia,
Seperti yang dapat kita lihat sekarang tentang linkungan hidup kita yang dari tahun ke tahun sremakin memprihtinkan. Mengapa demikian ....? ini semua tidak lepas dari ulah tangan para manusia yang tidak bertanggungjawab, sebagai contoh seperti yang saat ini dapat kita lihat di beberbagai media yang memberitakan tentang kerusakan hutan, kebakaran hutan, banjir, tanah longsor, migrasinya binatang-binatang buas ke pemukiman, pemanasan global dan sebagainya.
Hal ini sesuai dengan firman Alloh SWT. Dalam surat Ar-Ruum ayat 14 yang berbunyi “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supay Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” Dari ayat tersebut dapat kita ambil hikmahnya bahwa, ternyata terjadinya bencana alam tersebut bukan semata-mata Alloh itu menghukum kita. Tetapi itulah dampak atau akibat dari ulah manusia itu sendiri. Yang hanya mau mengeksploitasi (merusak) tetapi tidak mau meregenerasi (membangun/memelihara) alam yang telah di anugerahkan kepada kita semua.
Hadirin yang berbahagia,
Sesungguhnya alam semesta ini adalah tempat yang telah dianugerahkan oleh Alloh SWT. Kepada mahluknya.dan manusialah yang diberikan kepercayaan untuk menjadi kholifah di bumi ini. Tetapai jangan mentang-mentang sebagai kholifah terus semena-mena mengeksploitasi alam sesuka hatinya, tetapi juga harus mempertimbangkan dampak serta kerugian dari akibat eksploitasi yang berlebihan tersebut. Artinya, eksploitasi alam boleh dilakukan asalkan sesuai kebutuhan serta mempetimbangkan keseimbangan alam yang menjadi tempat tinggal kita semua ini. Jadi, selain mengeksploitasi juga harus meregenerasi kembali supaya terciptanya keseimbangan alam.kalau tidak, maka ya dapat dirasakan sendiri kenyamanan mulai hilang, kesejukkan alam mulai sirna, pemandangan indah hanya di angan, peradam suhu panas menghilang dan masih banyak lainnya. Itu semua beberapa dampak yang mulai kita rasakan sekarang ini.
Hadirin yang berbahagia
Maka dari itu, sudah seyogyanya kita semua harus mulai memperhatikan kerusaan alam ini bukanlah hal yang wajar, melainkan harus di tanggapi secara serius supaya untuk kedepan dapat menjadi arisan kepada anak cucu kita. Bahwa mengabaikan keseimbangan alam itu adalah kesalahan yang berakibat sangat fatal untuk perkembangan alam semesta kedepannya. Sebagai generasi yang bakal diganti oleh generasi berikutnya kita harus memulainya sejak sekarang dengan harapan semoga menjadi pedoman generasi penerus kita.
Jadi, alam adalah tempat kita tinggal sebagai anugerah Illahi Robby. Sudah seyogyanuya kita selain memngambil anfaatnya juga memelihara serta merawatnya. Supaya kelak dapat lestari alam kita ini.dan dapat terus bermanfaat dari generasi ke generasi.
Hadirin yang  dirahmati Alloh SWT.
Marilah kita memulai pemeliharaan alam kita ini, mungkin dari hal yang terkecil dahulu seperti membuang sampah pada tempatnya, menanam pepohonan di pekarangan rumah, di pinggir sungai, dan sebagainya. Untuk dijadikan tahap awal serta dikembangkan  kedepannya. Karena, kalau tidak sekaraang, kapan lagi....? kalao bukan kita, siapa lagi....?
Semoga kita semua dapat mengambil hikmahnya dari semua yang saya sampaikan kali ini. Jika ada uapan maupun salah kata yang mungkin membuat kalian tersinggung secara sengaja atau tidak, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Karena saya juga manusia, pasti memiliki kesakahan juga. Sekian dari saya, semoga sukses untuk kalian semua. Amiin......

wallohul Muafiq Ila Aqwamitthoriq

Wassalamu’alaikum wr. Ab.