Kamis, 05 November 2015



Hari selasa(03/11) pukul sebelas siang dimulailah pembukaan acara Peltihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) di gedung Aula Ma’had Aly Tribakti Kediri. Ada yang beda dari acara pembukaan tersebut yang membuat unik. Walaupun demikian, pembukaan PJTD tersebut tetap berjalan lancar.

Kgiatan tersebut menjadi beda di karenakan si pemandu lagu yang notabennya perempuan harus diisi oleh seorang laki-laki, entah dikarenakan ketidak siapan dari petugas yang bersangkutan atau kurangnya koordinasi antar panitia.  Walaupun sempat terhenti sejenak karena petugas yang brsangkutan dipanggil tidak datang, dengan sigap seorang panitia langsung melangkahkan kakinya menuju podium yang telah di sediakan untuk memandu lagu. Ahirnya acara dapat berjalan dengan lancar dan pnuh hikmat.

Acara yang memiliki tema ‘menumbuhkan budaya kliterasi menuju mahasiswa produktif’ tersebut dilaksanakan didasari dengan keprihatinan terhadap buruknya budaya literasi di Indonesia. Seperti yang diungkapkan oleh Hafizd Fahrur selaku ketua panitia kegiatan tersebut.“Budaya literasi indonesia sekarang ini menempati urutan terburuk nomor dua dunia, dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat mebangkitkan budaya literasi di Indonesia”, ungkapnya. Memang tidak bisa dipungkiri, bahwa kenyataannya memang demikian. Hal ini di buktikan dengan memudarnya budaya menulis, berdiskusi, membaca, danlain sebagainya. Hal inilah yang membuat semangat atau motivasi untuk mengadakan PJTD ini.

Disambung dengan Isnan, selaku Litbang Pers Mahasiswa Tribakti, bahwa kegiatan yang rencananya dilaksanakan dari tnggal 3 hingga tanggal 5 November tersebut merupakan langkah awal enuju gerbang  literasi Indonesia maupun jurnalisme yang lebih produktif. Karena selama tiga hari kedepan peserta akan digembleng untuk mengetahui serta mempraktikkan bagaiman proses seorang jurnalis mencari berita hingga menyajikannya kepada publik. Sehinnga peserta pelatihan ini dilatih untuk menjadi seorang jurnalis yang lebih produktif. Dengan demikian pelatihan ini sangat membantu mahasiswa baru yang memang terjun di bidang tersebut.

“Memang literasi Indonesia saat ini menempati urutan enampuluh tiga dari enampuluh emmpat negara yang di jadikan survey” ungkap Asep selaku alumni Lembaga Pers Mahasiswa Tribakti. Selama sepuluh tahun terakhir ini semangat literasi Indonesia telah di rintis oleh Heri Indrayana Haris Siroy yang disapa Hulabong. Dengan kegigihan beliaulah Indonesia mulai menapaki semangat literasi. Sampai dengan ungkapannya bahwa “Kita Berkewajiban untuk Berliterasi”. karena dengan berliterasi dapat membantu untuk mendapatkan informasi yang belum diketahui sebelumnya. /ARA.
 

Antusias: Pembukaan acara Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) di gedung aula Ma'had Aly Tribakti Kediri diikuti peserta dengan antusuas dan penuh hikmat.